Dia biarkan aku jatuh cintalalu dia pergi seenaknyadihantui lagu tapi tak peduligegabah jadi alasannyaPandangan yang takkan ku lupaLama sudah aku tak punyaLalu dia pergi menunggu dipaksadirayu untuk bicaraSudah jauh kini aku berjalan tinggalkan dirimuTakku lihat lagi...
Patah kadang semangatDengan mulut pedas berdebatYang hanya lihat salahmuGerah kadang pendengarDapat cibiran sang benarSinisme bukan untukmuMereka tak sempurnasama juga halnya denganmujangan risaukan celamuMungkin mereka bulantapi ingat kau mataharicahaya mereka...
Tak perlu kau ajak aku bicaratak akan pernahku mendengarnyaini aku yang dulu bahkan tak dapat sebelah dengar dari telingamutak perlu bersolek berwangi bungatak akan mampu luluhkan hatikuini aku yang dulu bahkan tak dapat sebelah mata dari pandanganmuNikmatilah...
Kucari tau tentangmuTanggal dan tahun lahirmuKupelajari rasi bintang menebak pribadimuTokoh kartun favoritmuDan warna kegemaranmuKutelusuri di titik mana kita kan bertemuBius akuBius aku dengan tatapanmu tatapanmuMisterimuMenyiksaku tapi sungguh candu sungguh...
Denganmu senang hati terasaBangun dari mimpiku tahu aku tak sendiriMatahari pun serasa lebih cerahDengan kecup manismu ku mulai melangkahKu nikmati tiap detikku dengan namamu di hatikuKu rasa bahagia dan hati berbunga-bungaKau buatku tergila-gila, tunduk hati aku...