Jalani terus dan jangan perduliYakini saja arah sendiriIni tentang hati tentang harga diriBulatkanlah tekad nuraniReff:Angkat tinggi tanganmuTeriaklah generasikuAngkat tinggi tanganmuInilah generasikuAda sejuta janji dan sejuta mimpiItu bukit basa-basiJangan ampuni...
Di suatu pesta kujumpa dengannyaGadis extravaganza… Yang sungguh jelitaWow senangnya… Dia tersenyum kepadakuDia datang hampirikuLalu berkata (bawalah aku pergi dari tempat ini)Wow senangnya… Kucari tempat yang sepiWow senangnya… Malam ini...
Seperti fajar pagi kau kuresapiMenyengat namun itu yang memang ku harapAda resah memang resah tapi aku sukaFajar pagi kau kuresapiTergetar saat aku pandangi risaumuTawar dan getir hanya itu yang terjadiAda bimbang memang bimbangYang sulit dimengertiFajar pagi kau...
Kemarau yang panjangSeperti tak berakhirMata hati terlukaSeakan melangkah semuHilang terbenam jauhBayangku makin redupPedih kumenantiTapi tak ada sedihAkankah berakhirKemana saja arahAku tak peduliTerpasung tak berujungHanya kau yang peduli…dan pahamiSejalan...
Bungaku..kudengar panggilanmu..Bungaku..akupun rinduMaafkan ku harus pergiMengejar semua mimpi yang berarti..Hayati penting artimu bagikuTiada yang dapat menggantikan..hadirmu..Jalani dan jangan bersedihHapuslah air matamuLepaskan risau hatimuPastikan semua mimpi kan...
Mengapa di dunia iniSelalu menertawaiHidupku yang hina iniBerteman dengan seorang gadisMengapa semua manusiaMenghina kehidupannyaMencari nafkah hidupnyaMencari nafkah hidupnyaReff:Semuanya itu tiada arti bagikuKuanggap sebagai penguji imankuKiranya Tuhan jadi saksi...